Selasa, 09 Oktober 2012

Sejarah penyebab ekonomi revolusi Amerika

gyta juwita | Selasa, 09 Oktober 2012 Be the first to comment!
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan revolusi amerika diantaranya, konflik militer, politik, faktor sosial dan ekonomi yang kompleks. Pentingnya perekonomian yang akhirnya para penjajah memutuskan berperang untuk melawan monarki inggris.

Setelah Hampir sekitar tujuh tahun perang Perancis dan India, Pemerintah inggris yang tadinya makmur dan sekarang utangnya menjadi hampir dua kali lipat. Untuk itu perlemen segera memutuskan bahwa koloni amerika akan diberikan pajak atau pemungutan biaya lebih. Kemudian beberapa undang-undang baru yang terlampir yang akan menguntungkan dan memeras dana para kolonis.
Revolusi amerika
image source : flickr.com

Dimulai dengan undang-undang mata uang tahun 1764, yang melarang para koloni untuk mencetak mata uang kertas. Dan para koloni pun tidak menambang logam mulia untuk dijadikan koin, sehingga untuk memiliki modal mereka lebih bergantung pada inggris. Undang-undang Mata uang yang membuat para penjajah menjadi miskin secara signifikan, maka tidak ada pilihan bagi penjajah/koloni untuk perekonomian yang bisa menentukan nasib mereka, dan ini membuat mereka kesal akan tindakan undang-undang tersebut, dan ini memberikan defisit perdagangan yang terjadi dengan inggris.

Setelah itu, pada tahun 1764 undang-undang berlaku, yang bertujuan untuk menegakkan keadilan hukum yang berkaitan dengan impor molase. Kerajaan inggris yang dulunya kaya sebelum terjadi perang perancis dan india, dan mampu untuk tidak mematuhi hukum kolonial daerah tersebut. Pedagang Amerika menjadi terbiasa untuk menghindari tarif perdagangan. Akibatnya, mereka menikmati dengan sistem ekonomi bebas yang relatif. Kemudian raja pun menjadi prihatin atas kas yang ada, penegakkan hukum pajak dijadikan sebuah prioritas utama. Ketika pajak molase naik menjadi lebih tinggi, industri minuman keras kolonial menjadi menyusut. Dengan hilangnya perdagangan minuman keras mengakibatkan beberapa perdagangan yang berkaitan dengan bahan baku menjadi menyusut , seperti, kayu dari karibia. Undang-undang Gula pun menaikan tarif untuk biaya yang lain seperti kopi dan kain. Dengan adanya pajak yang sepihak menyebabkan banyak aspek ekonomi kolonial menjadi lemah.

Kemudian, pada tahun 1765 diberlakukan undang-undang untuk biaya prangko. Prangko ini muncul bukan hanya pada mail, tetapi pada setiap surat kabar kolonial, dokumen hukum, kartu permaianan, hipotek dan bahan lainnya yang dicetak. Tindakan yang melebar luas ini tiada lain untuk meningkatkan pendapatan gaji tentara inggris dan elit pemerintah. Pajak tanpa perwakilan mulai menyerap semakin banyak aspek ekonomi kolonial.

Para koloni pun menentang akan undang-undang perangko tersebut, dan mereka mengirimkan perwakilan kesidang khusus yang diadakan di kota NewYork. Para delegasi memberikan persetujuan dengan secara sederhana dan tradisional untuk pemerintah inggris bahwa menegaskan tidak adanya pajak yang dapat dikenakan konstitusional, yang ditegaskan oleh masing-masing legislatif. Opini publik amerika pun mendukung para delegasi menolak untuk menerima Undang-undang prangko. Para pemimpin yang baru seperti Samuel adams dan Patrick Henry muncul utnuk mendukung, dan pada tahun 1765 pedagang amerika mengambil jalur perjanjian ke Non-Impor.

Inggris pun tidak tinggal diam, mereka menolak tuntutan kolonial, Namun para koloni memprotes ultimatum itu dan menjadi militan. Di Massachusetts, misalnya, para petani yang tergabung dalam kelompok politik meningkat dan memberontak akan hal itu. Mereka mempersenjatai dan marah, yang diikuti oleh para petani dari Worcester country green village, untuk mencegah pembukaan pengadilan tradisional inggris dan memaksa mengundurkan diri yang ditunjuk oleh pengadilan. Komite The Worcester County dari koresponden mengusulkan konvensi rakyat yang akan merancang lembaga-lembaga pemerintah daerah yang baru. Kemudian disusul milisi di virginia dan pennsylvania yang tumbuh dan berkembang .

Kemudian pada tahun 1774, beberapa koloni amerika pun melakukan kompromi. Joseph Galloway, menyatakan sendiri adalah orang yang mempunyai prinsip kesetiaan, mempresentasikan rencana ke kongres kontinental pertama. Rencana perdamaian Galloway menggabungkan gubernur ditunjuk kolonial dengan mentransfer kekuasaan legislatif dan pajak dengan penjajah. Namun, rencana Galloway tidak cocok dan banyak kolonis dari Inggris curiga. Kompromi ditolak dengan suara tunggal.

Setelah itu pada tahun 1775 pada musim semi, pemerintah inggris memerintahkan Gubernur kerajaan Thomas Gage untuk menekan perakitan umum di Concord, Massachusetts. Namun pada saat Gage berusaha untuk merebut pasokan milisi lokal, Para the Patroit Minutemen siap untuk mebela dan bertarung melawan para penjajah inggris dan menimbulkan banyak korban pada pasukan inggris. Para kolonis Sekarang mengidentifikasi diri sebagai putra dan putri Amerika, untuk melihat sedikit kemungkinan rekonsiliasi dengan inggris. Revolusi Amerika telah dimulai.
Description: Sejarah penyebab ekonomi revolusi Amerika Rating: 4.5 Reviewer: Reviewer - ItemReviewed: Sejarah penyebab ekonomi revolusi Amerika
Ditulis oleh: Zein Okeh Sejenis Info Updated at : 01.43

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kritik dan Saran boleh tapi diusahakan dengan bahasa yg sopan, jika memakai bahasa yang tidak sopan maka berarti Anda sudah meng-izin-kan untuk transfer dosa saya ke Anda yg berkata tidak sopan, sekali lagi Maaf saya berkata seperti ini

Copyright© 2013 - Sejenis Info | Designed by Zein Okeh.
All Rights Reserved.